Lapak Berita Online, Samara - Pelatih tim nasional Denmark Age Hareide menyebut pemainnya kehabisan tenaga saat melawan Australia. Di laga kedua penyisihan Grup C Piala Dunia 2018 di Samara Arena, Kamis (21/6/2018) malam WIB, Denmark hanya bermain imbang 1-1.
Tim Dinamit unggul lebih dahulu di menit ketujuh saat Nicolai Jorgensen memberikan umpan kepada Christian Eriksen dan mencetak gol. Namun, Australia mampu menyamakan kedudukan di menit ke-38 melalui titik putih. Mile Jedinak tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengubah kedudukan menjadi sama kuat 1-1.
Pemain timnas Denmark sempat berusaha untuk unggul. Namun, mereka kelelahan sehingga tidak ada gol tercipta. Apalagi Socceroos mendominasi penguasaan bola dengan 54 persen.
"Pemain saya terlihat lelah. Anda bisa melihat mereka kelelahan saat pertandingan. Kami mencoba mengganti sejumlah pemain agar lebih segar, tetapi pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi," kata Hareide di laman resmi FIFA.
Akibat kondisi fisik pemain, Tim Dinamit mudah kehilangan bola. Selain itu, timnas Australia juga melakukan serangan balik dengan cepat. Tenaga timnas Denmark pun habis untuk menahan gempuran Socceroos.
"Kami terlalu sering kehilangan bola, kemudian menghadapi serangan balik dan banyak berlari. Kami menggunakan banyak tenaga. Memang berat, tetapi inilah Piala Dunia," ujar pelatih asal Norwegia itu.
Pelatih berusia 64 tahun itu menganggap timnas Australia sangat tangguh. Bahkan, dia menilai Prancis beruntung bisa menang atas Socceroos di laga pertama.
"Australia sangat disiplin dan sangat bagus. Prancis beruntung bisa menang 2-1. Kami sadar pertandingan ini sangat berat," ucap mantan pelatih Malmo FF itu.
Pelatih yang sudah menangani timnas Denmark sejak 2016 itu puas dengan performa timnya. Hanya saja, dia mengaku anak asuhnya terlalu banyak kehilangan kesempatan.
"Upaya dari tim saya sudah bagus. Kami hanya terlalu sering kehilangan bola dan salah menentukan pilihan," kata Hadeira.
Sumber: inews.id

No comments:
Post a Comment